Cerpen: R.F.Dhonna* Pagi-pagi sekali Evan sudah berangkat ke sekolah. Sebelum bel masuk berbunyi, dia harus sampai kelas. Evan berusaha untuk tidak terlambat lagi seperti biasanya. Dia kapok disuruh meringkas…
“Uki pulang..!” teriak Uki kenceng, lalu menggeletakkan sepedanya di garasi dengan serampangan, GRUBYAK! Mendengar suara keras itu, Maminya langsung ngomel-ngomel. “Ki, hati-hati dong. Pelan sedikit kan bisa!” …
Cerpen: R.F.Dhonna Hingar bingar pesta masih berlangsung di luar sana. Suaranya benar-benar memekakkan telingaku. Aku ingin menghentikannya, tapi aku harus bersabar sampai beberapa hari lagi. Sungguh,…
Bibir orange karena buah pinang Ada satu kebiasaan unik penduduk asli Ende yang mirip dengan kebiasaan orang Jawa jadul, jaman nenek-nenek kita dulu (sekarang mungkin masih ada, tapi kayaknya sudah…
Ende, aku datang… 8 Februari 2007. Pesawat Cassa 212 yang kutumpangi hendak mendarat. Aku melongok ke bawah. Wow, pemandangannya indah…, hijau dimana-mana. Kota Ende yang menjadi tujuanku tampak diapit oleh…
Tahun lalu Raya melewati tahun baru pertamanya tanpa kehadiran Ayah. Kesibukan akhir tahun di kantor membuat Ayah tidak bisa pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga. Kebetulan rumah mertua di…
Saat kutatap indah matamu Berbinar ceria, dan ada damai disana Saat kau lakukan hal yang kau suka Kusadar kau punya dunia sendiri Kan kubaca untukmu Cerita pengantar mimpimu Lelapkanlah…
“Apa kabar Bude? Bagaimana perkembangannya?” tanyaku hati-hati. “Ya, seperti ini, kadang cenut-cenutnya hilang, kadang kambuh lagi..,” jawabnya parau. Di seberang sana, aku membayangkan perempuan itu tengah menahan sakit yang luar…